Jumat, 26 Januari 2018

Kecerdasan Buatan Digital Zoom di Perangkat Google Pixel 2

Google sepertinya tak mau kalah dengan teknologi dual-camera yang saat ini banyak tersemat di flagship telepon seluler premium. Walaupun hanya memiliki kamera tunggal, Google punya strategi lain untuk bersaing. 

Untuk memaksimalkan hasil kamera tunggalnya di Google Pixel 2, Google mengaktifkan software kecerdasan buatan atau artificial intelligence ( AI).

Teknologi ini terkemas dalam chipset sehingga dengan cepat mampu menggabungkan beberapa foto mentah menjadi sebuah foto HDR plus.

Teknoogi AI tersebut bernama RIASR (Rapid and Accurate Image Super Resolution) yang diklaim berbeda dengan proses pembesaran gambar secara digital atau digital zoom lain.

"Pixel Visual Core yang dijalankan dengan teknologi RAISR bisa memperbesar (zoom-in) objek agar tampak lebih tajam dan lebih detail dibanding sebelumnya", sebut manajer teknisi Pixel Visual Core, sebagaimana dirangkum Kompas.com dari Cnet, Rabu (7/2/2018).

RAISR mengandalkan sistem machine learning yang akan mengumpukan referensi dengan memelajari foto-foto dari objek sungguhan untuk mengisi detail gambar yang samar.

Data intelligence tersebut akan "menambal" celah-celah detail foto yang kabur akibat penurunan resolusi saat memperbesar gambar.

Metode pembesaran gambar secara digital atau digital zoom memang lama menjadi tantangan bagi kamera ponsel. Gambar yang dihasilkan biasanya akan menjadi blur, banyak noise akibat ketidaksempurnaan kerja sensor dan gambar yang pecah (pixelated).

Dalam proses pengolahan gambar atau image processing, penambahan detail-detail objek oleh AI akan dilakukan setelah masuknya foton oleh sensor kamera. Serupa dengan proses filtering yang membuat kulit pada foto lebih halus atau menyamarkan kerut pada foto wajah.

Senin, 22 Januari 2018

Akhirnya Andik Vermansah Gabung Klub Liga Malaysia Kedah FA

Teka-teki soal masa depan Andik Vermansah mulai terkuak. Mantan pemain Selangor FA itu memilih bertahan di Liga Malaysia dan kali ini akan bergabung dengan Kedah FA. 

Andik Vermansah selangkah lagi memperkuat Kedah FA. Pemain asal Surabaya tersebut sedang menjalani tes medis di Kedah FA, klub Liga Super - kasta teratas kompetisi di Liga Malaysia. 

Kabar soal Andik bergabung dengan Kedah tersebar di media sosial pada Kamis (8/2/2018) malam. Pemain tim nasional Indonesia tersebut tampak memakai baju kebesaran Kedah FA dengan diapit dua pria dari pihak klub. 

Hal itu juga dikonfirmasi dari pihak klub. Pelatih Kedah, Ramon Marcote, menyatakan bahwa Andik masih menjalani tes medis. 

"Namun, dia sepertinya akan bersama kami jika lolos tes medis," kata Marcote kepada Tabloid Bola. 

Sang juru taktik tim berjulukan Elang Merah tersebut mengaku menyukai permainan Andik. Bahkan, dia mengungkapkan sudah menginginkan Andik sejak lama.

"Saya menyukai pemain ini sejak melihat penampilannya pada 2015," tutur Marcote merujuk pada penampilan Andik di Selangor. 

Marcote kemudian menggambarkan kehebatan Andik yang sangat dibutuhkan timnya. Salah satunya, menurut dia, Andik adalah tipe pemain versatile. 

"(Dia) Cepat, punya kemampuan dribbling bagus, tembakan baik, dan kombinasi kerja sama bagus. Dia bisa bermain sebagai winger, penyerang, dan posisi nomor 10. Dia pemain bagus," ucap Marcote. 

Dengan demikian, teka-teki soal masa depan Andik Vermansah telah terjawab. Dia takkan bermain di Liga 1 pada musim 2018. 

Pemain kelahiran 23 November 1991 itu memilih bertahan di Liga Malaysia. Sebelumnya, Andik empat tahun membela Selangor, yaitu antara 2013 dan 2017. 

Selasa, 02 Januari 2018

Harga Pasaran Apartemen Kembali

Pasar apartemen mulai pulih. Hal ini ditandai dengan catatan penjualan yang tumbuh signifikan pada kuartal IV tahun 2017.

Menurut data Jones Lang LaSalle, sebanyak 1.300 unit apartemen terjual selama periode Oktober-Desember 2017.

"Kuartal IV merupakan kuartal yang terkuat selama 2017. Meski demikian, secara keseluruhan, 2017 masih di bawah 2016," ujar Head of Research James Taylor saat pemaparan di Jakarta, Rabu (7/2/2018).

Pertumbuhan penjualan ini, kata Taylor, paling banyak berlaku pada sejumlah unit yang lebih kecil dan harga lebih murah.

Selain itu, penarik utama pembeli apartemen adalah pengembang yang memiliki nama dan aksesibilitas proyek terhadap infrastruktur.

Penjualan paling kuat ada pada proyek yang lokasinya strategis seperti 57 Prominade di pusat Jakarta.

Proyek apartemen milik PT Intiland Development Tbk tersebut diluncurkan pada kuartal III-2017.

"Meski harganya sangat mahal, tapi penjualannya sangat bagus," sebut Taylor.

Ia menambahkan, pada akhir 2017, proyek dengan lokasi yang baik penjualannya juga cukup bagus. Namun, ada pula beberapa proyek yang harus menghadapi tantangan.

Secara umum, terdapat 5 proyek apartemen yang diluncurkan pada kuartal IV-2017 dengan total 1.400 unit.

Kelima proyek ini yaitu The Stature, The Pakubuwono Menteng, Simprug Signature-Thames, Kasamara, dan Sakura Garden City. Sedangkan dari segi penjualan rata-rata tercatat 63 persen.