Senin, 24 Desember 2018

5 Tips Mengatasi Mual saat Hamil

Ada beberapa cara mengatasi mual saat hamil yang bisa dilakukan oleh para ibu hamil. Mual merupakan kondisi yang sangat wajar terjadi pada wanita hamil. Kondisi ini biasa terjadi pada masa-masa awal kehamilan. Namun, pada beberapa ibu hamil kondisi mual tetap terjadi bahkan setelah usia kehamilan memasuki terimester kedua.

Meskipun kondisi ini wajar terjadi, namun tetap harus diwaspadai. Ibu hamil yang mengalami mual bisa merasakan kondisi tidak enak pada tubuhnya. Selain itu, ibu hamil yang mual akan kehilangan nafsu makan. Jika hal ini terus berlanjut maka ibu hamil tidak akan bisa melakukan aktivitas dengan lancar. Selain itu, ibu hamil juga akan kesulitan makan dengan baik.

Agar kondisi kesehatan ibu tetap terjaga, maka penting sekali bagi ibu hamil untuk segera mengatasi kondisi mual yang ia rasakan. Jangan sampai kondisi mual tersebut terjadi secara berlarut-larut dan menyebabkan kesehatan ibu hamil menurun drastis. Lalu, apa saja yang bisa dilakukan untuk mengatasi rasa mual tersebut?

Tips Mengatasi Mual

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi kondisi mual pada ibu hamil. Sebenarnya rasa mual juga bisa diatasi dengan mengonsumsi obat. Namun, karena ibu hamil tidak boleh sembarangan minum obat maka sebaiknya rasa mual diatasi dengan cara yang lebih aman dan alami.

Berikut adalah beberapa cara ampuh untuk mengatasi mual saat hamil yang bisa dilakukan :

1. Menghirup Aroma Favorit
Anda bisa sedikit mengurangi rasa mual dengan cara menghirup aroma favorit. Anda bisa menghirup aroma wewangian tertentu atau menghirup aroma minyak kayu putih yang menenangkan. Pilihlah aroma yang paling bisa membuat anda merasa tenang dan membuat rasa mual berkurang secara perlahan.

2. Minum yang Cukup
Jika anda merasa mual di masa-masa pertama kehamilan, pastikan anda meminum air dalam jumlah yang cukup. Perlu diketahui bahwa ketika hamil, tubuh membutuhkan asupan cairan yang lebih banyak. Jika tubuh dalam kondisi kekurangan cairan atau dehidrasi maka rasa mual akan lebih mudah datang, jadi pastikan anda minum banyak air.

3. Jangan Sampai Perut Kosong
Jangan pernah membiarkan perut anda kosong ketika anda memasuki masa-masa mual karena kehamilan. Walaupun rasa mual terus datang, pastikan anda tetap mengonsumsi makanan. Makanlah sedikit demi sedikit dan perbanyaklah makan camilan kalau perlu. Kondisi perut yang kosong justru bisa memicu rasa mual lebih kuat.

4. Tidur yang Cukup
Tidurlah yang cukup untuk mengatasi rasa mual yang anda rasakan. Beristirahat adalah solusi yang paling tepat untuk mengatasi rasa mual. Dengan beristirahat tubuh akan lebih relaks dan anda juga bisa terhindar dari rasa mual yang terus menghantui. Ambil posisi tidur yang paling nyaman agar tidur anda lebih berkualitas.

5. Lakukan Hal yang Disukai
Untuk membuat anda terbebas dari perasaan mual, anda bisa mencoba melakukan hal-hal yang anda sukai. Setiap orang pasti punya hobi, coba saja anda lakukan hobi anda untuk membuat diri anda sibuk dan lupa dengan rasa mual yang anda rasakan. Misalnya, anda bisa membaca buku, mendengarkan musik, merajut, dan lain sebagainya.

Itulah tadi 5 tips mengatasi mual saat hamil yang bisa anda coba di rumah. Jika rasa mual masih terus datang, silakan konsultasi kepada dokter. Jangan lupa mintalah bantuan dan dukungan dari suami anda untuk mengatasi rasa mual yang anda rasakan di masa-masa awal kehamilan. Dukungan dari suami pasti akan menjadi obat terbaik untuk rasa mual yang anda rasakan.

Rabu, 19 Desember 2018

Pasar Smartphone China Menurun untuk Pertama Kali Dalam 9 Tahun

Industri smartphone China selama ini dikenal paling besar dengan pertumbuhan bisnis yang masif dari tahun ke tahun. Namun, tahun 2017 mencatat sejarah baru. Pasar China untuk pertama kalinya lesu sejak 2009 lalu.

Laporan dari firma riset IDC menunjukkan pengapalan smartphone di China menurun 15,7 persen pada kuartal IV-2017. Hal ini merupakan yang pertama kali terjadi dalam sembilan  tahun. Jika ditotal untuk sepanjang 2017, penurunannya tercatat 4,9 persen dibanding 2016.

Menurut Research manager untuk IDC Asia-Pasifik, Tay Xiaohan, para vendor kurang berinovasi sepanjang 2017. Padahal, pasar sudah cukup matang untuk menuntut kemampuan lebih dari sebuah smartphone.

“Lini-lini baru hanya membawa pembaruan minor sehingga konsumen tak tergerak untuk membeli,” kata Tay Xiaohan, sebagaimana dihimpun KompasTekno, Rabu (7/2/2018), dari laporan IDC.

Berdasarkan analisis angkanya, mayoritas pemain lima besar di pasaran smartphone Negeri Tirai Bambu itu sejatinya masih menunjukkan pertumbuhan penjualan. Huawei berada di peringkat pertama dengan pengapalan 90,9 juta unit smartphone sepanjang 2017 atau bertumbuh 18,6 persen dibanding 2016.

Oppo dan Xiaomi bertengger di posisi kedua dan keempat dengan penjualan masing-masing 80,5 juta unit dan 55,1 juta unit sepanjang 2017. Keduanya mencatat pertumbuhan 2,7 persen dan 32,6 persen.

Vivo dan Apple yang bertengger di posisi ketiga dan kelima menunjukkan penurunan. Masing-masing menjual 68,6 juta unit dan 41,1 juta unit sepanjang 2017 dengan penurunan 0,8 persen dan 8,3 persen dari tahun ke tahun.

Melebihi semua itu, pemain-pemain kecil yang masuk kategori “Others” tersungkur paling dalam dengan penurunan penjualan kolektif 31 persen. “Pemain-pemain kecil terus berdarah-darah, sedangkan para pemain lima besar menumbuhkan pangsa pasarnya,” ujar Tay Xiaohan.

Ia memprediksi, tahun depan para pemain lima besar di China bakal lebih gencar menyentuh pasar menengah ke atas lewat smartphone dengan harga di atas 200 dollar AS atau sekitar Rp 2,7 jutaan. Hal ini untuk mengakomodasi pasar yang sudah mapan dan tak melulu tergiur dengan smartphone murah.