Bagi Berbagai Informasi | 2020

Kamis, 29 Oktober 2020

Pada , | Kamis, Oktober 29, 2020 Berkomentar
Ajak Generasi Muda Melek Literasi, Tanoto Foundation Buat Kampanye Untuk Membaca

Kalimat “Buku adalah Jendela Dunia” rasanya memang benar-benar menjadi sepotong kalimat ajaib yang dapat menggambarkan betapa luasnya ilmu pengetahuan yang bisa didapat ketika membaca sebuah buku. Untuk menggiatkan kembali semangat membaca buku yang kini mulai luntur, Tanoto Foundation membuat kampanye dengan tajuk #IndonesiaCintaMembaca untuk tularkan semangat baca buku. 
 

Tingkat Literasi Anak Indonesia

Meningkatkan kesadaran akan literasi, menjadi satu hal yang dapat mempengaruhi tingkat kemajuan suatu negara. Termasuk, di Indonesia yang masih menjadi negara berkembang dapat dilihat dari tingkat literasi yang masih sangat rendah. Padahal, tingkat melek huruf yang dimiliki oleh anak Indonesia sudah mencapai 96,07%, namun persentase tersebut tidak diimbangi dengan minat membaca.

Yang lebih mencengangkan, sebuah data yang didapatkan dari penelitian yang dilakukan oleh Central Connecticut State University pada tahun 2016 silam, Indonesia berada di posisi ke 60, dari 61 negara yang memiliki tingkat literasi yang sangat rendah. Data ini melengkapi survey yang dilakukan oleh BPS pada tahun 2012, yang menyatakan hanya ada 17,66 anak Indonesia yang gemar membaca.

Sebuah survey lain pada tahun 2017 dilakukan oleh Perpustakaan Nasional mengungkapkan bahwa orang Indonesia memiliki budaya literasi yang rendah. Pertahunnya, rata-rata masyarakat Indonesia hanya dapat menyelesaikan bacaan sebanyak 5 hingga 9 buku. Data ini menunjukkan bahwa tingkat dan kesadaran masyarakat Indonesia pada aktivitas membaca begitu rendah.

Faktor Rendahnya Minat Baca

Gaya hidup masyarakat Indonesia, memang pada dasarnya tidak menyukai aktivitas membaca. Hal inilah, yang akhirnya ditiru oleh generasi muda saat ini. Dibanding membaca buku dan literasi, mereka akan lebih memilih menonton film online. Masih dari data dari hasil survei oleh BPS pada tahun 2012 silam, anak Indonesia yang memiliki minat menonton mencapai angka 91,67%.

Faktor yang membuat rendahnya keinginan anak Indonesia untuk membaca buku salah satunya mungkin juga dikarenakan karena sulitnya mendapatkan akses buku untuk dibaca. Budaya literasi, bahkan tidak bisa dilakukan oleh anak-anak di sekolah. Karena pada faktanya, data yang diambil oleh Perpusnas RI pada 2015, menyatakan bahwa 92 ribu sekolah dasar tidak memiliki perpustakaan.

Selain itu, kemajuan teknologi saat ini juga menjadi salah satu faktor terkikisnya minat baca anak-anak Indonesia. Sejatinya, dengan adanya kemajuan seperti ini, dapat dimanfaatkan untuk memperluas bacaan melalui buku elektronik yang bisa diakses dengan mudah melalui internet. Sayangnya, fasilitas ini tidak dimanfaatkan dengan baik oleh orang tua untuk menumbuhkan minat baca anak.

Kampanye #IndonesiaCintaMembaca Ajak Generasi Indonesia Melek Literasi

Lunturnya minat anak, sebagai generasi muda dalam membaca buku membuat Tanoto membuat program-program yang dapat meningkatkan minat anak usia dini dan sekolah dasar untuk kembali mencintai buku bacaan yang sarat ilmu. Dengan membiasakan anak melakukan kebiasaan budaya membaca, maka akan menjadikannya terbentuk menjadi insan yang sadar akan pentingnya literasi.

Dengan kampanye #IndonesiaCintaMembaca, ibu dapat berperan aktif dalam mengajak anak untuk melakukan aktivitas membaca buku dengan cara yang menyenangkan. Kegiatan ini dikemas melalui kampanye ke sekolah, maupun melalui akses internet yang sering dibuka oleh anak-anak, agar dapat menularkan minat membaca buku dengan cara yang menyenangkan.    

Tanoto Foundation percaya bahwa stimulasi pada anak usia dini adalah investasi terbesar dalam proses tumbuh kembang anak, salah satunya dengan membangun budaya membaca. Kepercayaan ini mendorong Tanoto Foundation untuk menggagas gerakan/kampanye #IndonesiaCintaMembaca

Jangan lupa Moms juga bisa ikutan lho kegiatan seru kompetisi sharing Momen baca bersama yang diadakan oleh Tanoto Foundation dan hadiahnya seru banget,Kompetisi berlangsung sampai bulan Desember 2020. Cek highlight #MomenBaca di IG : @tanotoeducation atau untuk informasi lebih lanjut di https://tanotofoundation.org/id/news/kompetisi-momenbacabersama-dapatkan-
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar