Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Berikut 4 Faktor dan Alasan Mengapa Ibu Butuh Susu Penambah ASI


Beberapa wanita tidak mengalami masalah apapun dalam memproduksi ASI setelah melahirkan, namun banyak juga wanita yang memiliki masalah dalam hal tersebut. Salah satu masalah yang dialami ibu menyusui adalah ASI yang sulit keluar. Berikut faktor yang membuat ASI tidak keluar dan alasan mengapa ibu butuh susu penambah ASI.

Faktor Yang Mempengaruhi Produksi ASI

Faktor pertama adalah kondisi payudara ibu. Jika anda mempunyai riwayat medis seperti pernah melakukan operasi payudara, maka bisa saja hal itu yang mempengaruhi ASI tidak keluar. Pembesaran atau pengecilan payudara dapat merusak saraf dan jaringan payudara. 

Faktor kedua adalah kelahiran bayi yang prematur. Hal tersebut dapat menjadi alasan ASI tidak keluar karena jaringan payudara yang memproduksi ASI belum terbentuk dengan sempurna. Faktor selanjutnya adalah kondisi kesehatan ibu. Jika ibu memiliki kondisi medis seperti diabetes, maka menyebabkan turunnya produksi prolaktin pada payudara.

Kondisi kesehatan lainnya yang dapat mempengaruhi produksi ASI antara lain PCOS (polycystic ovarium syndrome) dan gestational ovarian theca lutein cyst. Penyakit PCOS dan gestational ovarian theca lutein cyst menyebabkan naiknya tingkat testoteron yang secara tidak langsung menjadi alasan mengapa ibu butuh susu penambah ASI.

Faktor keempat adalah obat yang dikonsumsi oleh sang ibu. Jika anda mengonsumsi obat pilek saat menyusui maka bisa jadi itu penyebab sulitnya ASI keluar karena obat pilek (pseudoefedrin) memiliki efek samping menurunkan produk ASI. Penggunaan kontrasepsi hormonal yang mengandung hormon estrogen juga dapat menjadi penyebab masalah pada ASI.

Faktor kelima berhubungan dengan kondisi ibu saat melahirkan. Jika saat bersalin anda diinfus, kehilangan banyak darah, stress, dan terdapat masalah pada plasenta, maka tidak menutup kemungkinan bahwa hal hal tersebut menjadi pemicu ASI yang sulit keluar. 

Faktor terakhir adalah faktor inisiasi menyusui dini. Inisiasi menyusui dini pada umumnya dilakukan langsung setelah bayi dilahirkan. Namun hal tersebut tidak dapat dilakukan karena kondisi medis tertentu. Jika hal ini gagal untuk dilakukan maka dapat berpengaruh pada air susu yang sulit keluar.

Susu Dapat Membantu Produksi ASI 

Jika anda termasuk ibu yang sulit menghasilkan ASI, maka itu dapat menjadi alasan mengapa ibu butuh susu penambah ASI. Meminum susu diketahui dapat membantu anda untuk tetap terdehidrasi dimana hal ini akan membantu tubuh anda dalam memproduksi air susu.

Susu penambah ASI juga diketahui mengandung banyak nutrisi yang dapat membantu melancarkan produksi air susu seperti protein, vitamin, kalsium, serta ekstrak daun kurma dan katuk. Selain itu, susu juga mengandung zat lactogogue yang dapat merangsang produksi ASI.

Mengonsumsi susu pelancar ASI tepat untuk dilakukan jika anda kesulitan untuk memproduksi air susu namun tetap ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum memilih untuk meminum susu pembantu. Susu penambah ASI biasanya terbuat dari susu sapi yang mengandung protein yang dapat memicu terjadinya elergi pada bayi.

Beberapa bayi bayi bereaksi negatif pada protein susu sapi. Tanda alergi pada bayi terlihat jika bayi anda tampak lebih rewel, muncul ruam ruam, diare, dan kotorannya berwarna hijau disertai lendir dan darah maka lupakan alasan mengapa ibu butuh susu penambah ASI dan segera hentikan untuk konsumsi susu demi keselamatan bayi. 

Dari penjelasan di atas terlihat ada berbagai faktor yang dapat menghambat produksi ASI seperti faktor payudara dan inisiasi dini. Untuk menanggulangi hal tersebut, ibu menyusui dapat mengonsumsi susu pelancar ASI untuk membantu merangsang produksi air susu selama bayi tidak memperlihatkan tanda alergi.

Posting Komentar untuk "Berikut 4 Faktor dan Alasan Mengapa Ibu Butuh Susu Penambah ASI"

banner
banner