Iklan

RajaBackLink.com

Ini 5 Jenis Hepatitis yang Perlu Diketahui

klikdokter.com

Beragamnya jenis hepatitis menjadi penyakit yang perlu diwaspadai tak hanya untuk anak-anak tapi juga orang dewasa. Penyakit berupa peradangan hati ini jika tidak cepat mendapat penanganan medis bukan tidak mungkin akan memicu penyakit yang lebih berbahaya yakni; kanker hati.

Terlebih lagi, saat ini beredar kabar bahwa hepatitis akut yang dialami anak-anak telah terjadi di beberapa daerah di Indonesia. Oleh karena itu, upaya kewaspadaan hingga mengenali penyakit hepatitis menjadi suatu keharusan bagi masyarakat.

Pada beberapa kasus hepatitis yang sudah masuk dalam tahap akut jika tidak cepat ditangani akan berujung pada resiko yang lebih fatal yakni; kematian. Di sisi lain, upaya pengobatannya secara medis membutuhkan waktu lebih dari 6 bulan.

Jenis Hepatitis yang Perlu Diketahui

Terdapat 5 jenis varian hepatitis yang saat ini berkembang. Penyakit ini memiliki karakteristik yang sama yakni terjadinya peradangan pada organ hati yang biasanya para penderitanya akan mengalami sejumlah gejala-gejala tertentu.

Pada beberapa kasus hepatitis, gejala yang ditunjukkan bahkan terbilang sepele seperti demam, sehingga kebanyakan orang menganggapnya sebagai penyakit biasa, hingga akhirnya lalai melakukan pengobatan yang kemudian berujung pada resiko kanker hati atau bahkan kematin.

Oleh karena itu, masyarakat perlu mewaspadai beberapa jenis penyakit hepatitis agar ketika mengalami gejala penyakit tersebut bisa segera melakukan pengobatan medis, berikut jenis-jenis hepatitis yang perlu diketahui;

1. Virus Hepatitis A

Virus hepatitis A masuk dalam jenis hepatitis yang terbilang akut. Meskipun kebanyakan penderita hepatitis A bisa sembuh secara alami namun virus ini perlu segera mendapatkan penanganan agar tidak menjadi kronis.

Gejala yang umum ditunjukkan pada hepatitis jenis ini adalah timbulnya rasa mual, kulit yang terlihat pucat hingga warna feses yang terlihat pucat.

Cara penularan virus hepatitis A ini biasanya terjadi lewat makanan yang berasal dari penderita hepatitis A.

Meski demikian, vaksin untuk melindungi tubuh dari virus hepatitis A ini sudah tersedia sehingga masyarakat khususnya anak-anak yang sudah melakukan vaksin hepatitis A ini akan lebih kebal terhadap virus ini.

2. Hepatitis B

Varian lain dari virus ini adalah hepatitis B yang masuk dalam kategori hepatitis akut karena bisa berujung pada kematian. Yang lebih berbahayanya lagi, virus ini dalam tahap awal sama sekali tidak memberikan gejala spesifik pada penderitanya sehingga membuat penderitanya sering kali tidak menyadarinya.

Karena, gejala virus ini akan mulai terlihat ketika masa inkubasi virus memasuki fase bulan ke-6 yang ditandai dengan demam, sakit kepala hingga kulit kekuningan atau yang dikenal dengan penyakit kuning, namun gejala ini sebenarnya menjadi indikator jika virus ini sudah berada dalam fase kronis.

Cara penularannya umumnya terjadi melalui kontak darah penderita yang bisa melalui jarum suntik, transfusi darah hingga penggunaan alat mandi secara bersamaan.

3. Hepatitis C

Virus hepatitis C menjadi jenis hepatitis yang jarang terjadi namun implikasi dari virus ini bisa berujung pada penyakit kanker hati maupun komplikasi lainnya.

Gejala yang muncul pada virus hepatitis C ditandai dengan rasa lemas hingga permukaan kulit yang terlihat kekuningan (penyakit kuning). Ketika mendapati gejala ini, sebaiknya penderita maupun orang tua segera memeriksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan medis agar upaya penyembuhan bisa cepat dilakukan.

4. Virus Hepatitis D

Virus hepatitis D merupakan pengembangan dari varian hepatitis B. Dengan kata lain, penderita yang mengalami hepatitis B amat mungkin mengarah pula pada virus hepatitis D.

Parahnya lagi, virus ini sama sekali tidak menunjukkan gejala spesifik yang tidak diketahui oleh penderitanya.

Gejala justru baru akan muncul pada waktu 5 bulan pasca penderita dihinggapi virus ini, namun sebenarnya gejala ini lebih menunjukkan jika virus ini sudah berada dalam tingkat akut.

5. Virus Hepatitis E

Virus ini memiliki karakter yang cenderung sama dengan hepatitis A. Jenis hepatitis ini memiliki gejala yang akan terlihat pada minggu ke-2 hingga ke-6 sehingga bisa lebih cepat diidentitifkasi dan bisa mendapatkan penanganan dengan segera.

Penyebab virus ini masuk ke dalam tubuh manusia biasanya melalui konsumsi makanan maupun air minum yang sebelumnya telah terkontaminasi dengan penderita virus hepatitis E termasuk buruknya sanitasi lingkungan.

Sedangkan gejala yang ditunjukkan ditandai dengan rasa lelah, warna urine yang terbilang pekat, dan penyakit kuning.

Virus yang menyebabkan berbagai jenis hepatitis ini umumnya lebih dominan disebabkan oleh pola hidup yang tidak bersih sehingga menyebabkan manusia lebih mudah dijangkiti berbagai macam virus termasuk hepatitis, oleh karena itu pentingnya menjaga kebersihan tubuh menjadi hal yang wajib dalam mengantisipasi kemungkinan virus hinggap di dalam tubuh.

Posting Komentar

0 Komentar